Tips Merevisi Novel yang Baik

Mentoring teori kepenulisan, Asistensi Sinopsis lengkap, dan Mentoring Menulis Privat 2020

Untuk info langsung WHATSAPP 0812-12-707-424 atau klik DI SINI


Lebih Bagus Mana (2) (2)
Dapatkan Informasi Postingan TerbaruFollow Tips Menulis Novel Gratis on WordPress.com

Setelah naskah kita beres diketik, ternyata perjuangan masih jauh dari selesai. Ternyata, masih ada satu step lagi yang sangat penting sebelum mengirimkan naskahnya ke penerbit.

MEREVISI NASKAH!

Yup! Ini adalah langkah yang sangat penting, tapi sering banget diabaikan penulis. Pokoknya, begitu selesai langsung unggah! Begitu selesai nulis, nggak pakai dicek langsung kirim! 馃槶

Karena itu, Shirei mau kasih artikel ini. Semoga bermanfaat.

Tips Merevisi Novel yang Baik

Banyak penulis yang enggan melakukan revisi. Bagi mereka, revisi adalah pekerjaan yang membosankan. Apalagi kadang desakan update terasa memburu-buru.

Akan tetapi, sebenarnya revisi adalah satu tonggak penting dalam rangkaian proses menulis novel.

Tips Merevisi Novel yang Baik

馃挅 Tujuan Revisi

1. Mendapat gambaran besar tentang cerita

2. Bisa Mengetahui Plot Hole

3. Bisa Menjadikan Cerita Lebih Baik

4. Membantu Editor dan Memperkecil Kemungkinan Kesalahan

馃拵

Yang harus diingat :

1. Pisah file revisi dengan file asli
2. Back up file asli di penyimpanan online (Gdrive, dropbox, dll)
3. Beri nomer versi revisinya kalau ngerevisi lebih dr 1x apalagi revisinya drastis (penambahan atau pengurangan plot)

Hal di atas dilakukan agar naskah tidak hilang. Kadang kita ada ide ubah jadi B, eh ternyata pas dikerjakan, plot A masih lebih baik. Bisa dibalikin, deh.

BACA JUGA :  Cara Membuat Bullet Journal Menulis Februari 2019

Sebelum melangkah lebih jauh, Tips Merevisi Novel yang Baik yang Shirei tulis di Blog Tips Menulis Novel Gratis ini lebih nyaman untuk penulis yang tipe “merencanakan semua sampai detail.”

Sulit dilakukan untuk penulis yang menulis hanya mengandalkan premis. Bisa, tapi tidak semudah yang merencanakan Premis, plot, alur terlebih dahulu.

Tips Merevisi Novel yang Baik

1. ENDAPKAN NASKAH BEBERAPA SAAT

Jangan sentuh, cuekin dulu, lupakan cerita kita. Jadi waktu kita membaca lagi, kita akan seperti membaca cerita baru. Stephen King (kalau nggak salah) pernah bilang endapkan sekitar TIGA bulan.

2. FOKUS KE POIN-POIN BERIKUT :

Ingat, yang dibaca ulang boleh berupa draft kerangka, draft karangan, atau bahkan naskah jadi.

Shirei lebih senang merevisi karangan sejak dari kerangka.

Kalau ada nambah-nambah atau mengurangi sesuatu, lebih mudah daripada merevisi naskah yang sudah jadi.

A. Karakter

– Pastikan karakter tetap konsisten.

– Pastikan semua tokoh benar-benar berguna bagi kelangsungan cerita.

B. ALUR dan PLOT

– Di tahap ini, kita amati apakah gaya penceritaan kita sudah sesuai, atau justru membingungkan.

– Pastikan semua plot memang perlu untuk menaikkan masalah utama. Jika ada yang nggak penting, jangan ragu untuk buang atau ubah.

– Pastikan hubungan sebab dan akibat terjalin bagus. Tidak ada satu pun akibat tanpa sebab yang jelas

– Pastikan Alur dan Plot masuk akal. Tidak mendadak berubah tanpa alasan jelas.

BACA JUGA :  Tutorial Pembagian Chapter Novel dengan Cliffhanger

C. PEMBAGIAN BAB & ENDING

– Pastikan pembagian bab menarik untuk membuat pembaca terus mengikuti cerita

– Pastikan ending menyelesaikan masalah sesuai Premis. Enggak perlu sampe Happily ever after, tapi masalah di premis beres meski tidak semua karakter harus diperinci.

D. Pastikan Gaya Penceritaan Sesuai

Untuk teman-teman yang langsung menulis tanpa menyusun alur dan plot, di tahap ini sudah bisa mengecek Gaya Penceritaan apa sudah sesuai. Atau juga buat teman-teman yang mau merevisi setelah ditolak penerbit.

Fokus mana adegan yang lebih butuh show agar bisa lebih terasa, hapus kalimat yang tidak perlu, susun ulang kalimat, dll.

Sedangkan buat yang merevisi plot saat masih susunan kerangka karangan, bisa ditulis catatan mana yang harus show lebih dalam sehingga saat eksekusi bisa langsung dijabarkan.

E. CATAT REVISI

Sambil merevisi, catat juga poin-poin yang sudah direvisi Kadang, kita masih inget pada cerita awal dan justru melupakan versi revisi saat mulai menulis naskah asli. Karenanya, catat supaya konsistensi tetap terjaga sampai akhir.

============

Endapkan lagi hasil revisi. Setelah itu baca ulang kerangkanya.

Namun, Shirei tipe yg ngecek lagi sampe 3x. Itu makanya Voice in Dream ngalamin 3x revisi plot major dan 2x ada perubahan karakter. Suka-suka aja.

Setelah selesai menulis, lakukan….

馃挅 EDITING

1. CARI BETA READER/PROOFREADER

Kenapa pas editing butuh orang lain? Karena kita yang udah bolak-balik baca karyakarya kita saat revisi, cenderung enggak peka sama kesalahan. Di mata orang lain, kesalahan akan lebih terlihat.

2. YANG HARUS DIPERHATIKAN :

A. Typo
Salah ketikan

B. Kalimat efektif
Apa kalimat berbelit atau jelas.

C. PUEBI
Penggunakaan tanda baca, kalimat majemuk, kata sambung, dll

D. Dialog
Apakah luwes, in character, dll

BACA JUGA :  Sepenggal Kenangan untuk Comico Indonesia

Nah, udah pahan soal Tips Merevisi Novel yang Baik ini?

Kalau masih pengin belajar detailnya, bisa langsung ikut les Mentoring Premium tema Merevisi Novel.

Ada latihannya juga, lho!

Langsung kontak nomor 0812-12-707-424 atau klik di sini.

Sampai jumpa di kelaaaas!

Leave a Comment

error: Maaf, tidak diperkenankan klik kanan. Tautan akan terbuka langsung ke halaman baru.