Cara Bikin Premis Novel yang Konsisten

Mentoring teori kepenulisan, Asistensi Sinopsis lengkap, dan Mentoring Menulis Privat 2023-2024

Untuk info langsung WHATSAPP 0812-12-707-424 atau klik DI SINI

Dapatkan Informasi Postingan TerbaruFollow Tips Menulis Novel Gratis on WordPress.com

Doeloeeee kala, Shirei udah pernah menulis tentang Cara Membuat Premis Novel tahun 2019 lalu di Blog Tips Menulis Novel Gratis ini. Namun, ternyata masih ada juga permasalahan yang timbul setelah membuat premis. Permasalahan ini yang terus menjadi pertanyaan ke akun sosial media Shirei.

“Kenapa premis saya berubah-ubah alias tidak konsisten?”

Cara Bikin Premis Novel yang Konsisten

Nah, premis yang berubah-ubah berarti cerita kita pun berubah-ubah. Misal saja : Romeo and Juliet is about young lovers triumphing over their warring families by choosing love even unto death in order to be together.

Nah, kalau tiba-tiba premisnya ganti, kan bisa berubah jadi … “Juliet akhirnya nekat mau kawin lari, tapi ternyata Romeo malah jatuh cinta dengan Rosaline.”

Iya kalau berubahnya di depan sih nggak apa-apa, ya? Kalau udah jalan? Tiba-tiba semua jalan udah menunjukkan kalau Romeo dan Juliet akan bersatu, tiba-tiba penulisanya membelokkannya ke arah lain.

Iya kalau ada hint-hint sebelumnya bisa disebut plot twist, ya! Alias memang sejak awal disengaja sama penulisnya. Akan tetapi, kalau di awal-awal tidak ada rambu-rambut kalau Romeo ada naksir sama Rosalline, tiba-tiba duaaar…. dia ninggalin Juliet, kan kentang namanya.

BACA JUGA :  Tipe-Tipe Cara Menulis Novel

Pentingnya Membuat Premis Novel

Karena itu, mengetahui Cara Bikin Premis Novel yang Konsisten sangat penting.

Ada beberapa alasan yang membuat seseorang mengubah-ubah premis yang sudah dibuatnya.

  1. Karena Premisnya tidak kuat
  2. Karena sebenarnya kamu nggak suka premisnya dari awal
  3. Karena bosan
  4. Karena nemu yang lebih seru
  5. Dipengaruhi Pembaca

Kesalahan Umum Membuat Premis Novel

Sebenarnya, menggantik alur atau konflik kecil tidak masalah. Namun, kalau sampai mengganti konflik utama, itu baru masalah. Bayangkan jika di tengah-tengah cerita, konflik utama Romeo dan Juliet yang harusnya soal salah paham dan minum racun, malah ganti jadi perselingkuhan Romeo misalnya. Jadi otomatis cerita geseeeer semua, kan?

Namun, kalau mau ditambahi konflik kecil misalnya, Juliet kesulitan menemukan racun, atau ada yang naksir Romeo atau Juliet, tapi diabaikan, ini masih bisa lah.

Nanti, kalau premis berubah-ubah entah karena kita bosan atau nemu yang lebih seru, cerita akan menjadi berubah total.

Misal, contoh sederhana lain adalah kisah Cinderela.

Kalau ide awalnya kan Pangeran mencari pemilik sepatu, lalu kita geser deh, premisnya jadi, “Cinderela ternyata memiliki saudara kembar rahasia yang menipu Pangeran dalam mencari pemilik sepatu yang asli dan kembarannya itu pun berhasil menikahi Pangeran.” Ahahaha

BACA JUGA :  Tips Menyusun Plot, Alur, dan Kerangka

Bayangkan cerita yang harusnya meluncur ke jalur A, harus mendaki gunung lewati lembah belok ke samudera dan nyemplung ke ending yang 180 derajat beda sama desain awal.

Tidak apa-apa kalau memang belum diunggah. Namun, bakalan revisi gede-gedean atau ada risiko plot hole kalau nekat diteruskan sering mengubah premis.

Banyak penulis yang menjadikan ceritanya tidak konsisten karena terbawa komentar pembaca.

Misal cinta segitiga, tadinya penulis udah sreg A sama B dan C jomlo. Eh, pembaca protes. Akhirnya belok A ke C. Mending kalau mulus eksekusinya, ya? Kalau ada plot hole? Waduh….

 

Jadi, inilah Cara Bikin Premis Novel yang Konsisten

 

1. Pikirkan matang-matang di awal

Jangan terburu-buru. Shirei menghabiskan banyak waktu untuk membuat premis matang dan tidak akan kamu ubah apa pun kata orang. Kuatkan STRONG WHY kamu memilih konflik dan akhir seperti itu. Pastikan premis kamu kuat dan pastikan kamu tidak akan bosan mengeksekusi cerita seperti itu.

Jangan menulis hal yang kamu tidak suka karena akan berisiko kamu akan berhenti di tengah jalan, atau ceritanya bisa belok dan berantakan

BACA JUGA :  Tips Bisa Update Rutin di Sosial Media Sambil Tetap Menulis

2. Pikirkan Plot Hole

Kebanyakan penulis yang mengganti premisnya karena yakin tidak akan plot hole. Percayalah, pembaca bisa merasakan ending atau konflik yang mendadak berubah di tengah jalan dan bukan plot twist.

Shirei udah beberapa kali membaca karya di platform yang berubah karena populer. Jadi panjaaaaaaaang dan nggak jelas juntrungannya pokoknya biar panjang.

Mungkin bukan selera Shirei aja, sih. Cerita yang nggak jelas mau dibawa ke mana, pasti udah Shirei drop.

3. Kalau nemu ide lain, jadikan cerita baru

Kamu nemu ide premis lain yang seru dan WOW gitu. Jangan diubah premis yang sekarang. Pakai untuk cerita barumu saja. Ganti karakter, seting, dll. Jadikan premis itu sebuah cerita baru. Daripada kamu mengacak-acak yang sudah berjalan, lebih baik rancangan cantik itu, kamu pakai untuk hal yang baru, bukan?

————————-

Nah, gimana Cara Bikin premis NOvel yang Konsisten kali ini? Mana alasan yang bikin kamu berubah-ubah?

Leave a Comment

error: Maaf, tidak diperkenankan klik kanan. Tautan akan terbuka langsung ke halaman baru.