Tipe-Tipe Cara Menulis Novel

Mentoring teori kepenulisan, Asistensi Sinopsis lengkap, dan Mentoring Menulis Privat 2021

Untuk info langsung WHATSAPP 0812-12-707-424 atau klik DI SINI


Tipe-Tipe Cara Menulis Novel
Dapatkan Informasi Postingan TerbaruFollow Tips Menulis Novel Gratis on WordPress.com

Sering kali kita bingung, bagaimana caranya kalau mau menulis novel? Apakah harus disusun dan direncanakan dengan baik? Ataukan cukup berpatokan dengan ide dasar, selanjutnya bisa ngarang bebas sesukanya?

Di Website Tips Menulis Novel Gratis ini, Shirei mencoba untuk mengupas tipe-tipe cara menulis novel yang Shirei tahu.

Dengan mengetahui tipe-tipe tersebut, diharapkan teman-teman bisa memilih manakah yang paling cocok buat dipakai.

Tipe-Tipe Cara Menulis Novel

Tipe-Tipe Cara Menulis Novel
Tipe-Tipe Cara Menulis Novel

Sebelum, Shirei mulai, akan Shirei tegaskan bahwa cara-cara yang Shirei sebutkan bukanlah hal yang saklek alias kaku dan tak bisa diubah. Tips menulis novel berbeda dengan rumus matematika yang memiliki banyak aksioma. Kecuali kasus PUEBI dan KBBI, penulis bisa menyesuaikan diri dengan apa pun yang ia inginkan.

Kenapa sih, kita harus mengetahui tipe-tipe Cara menulis novel ini?

Soalnya, kalau nggak tahu cara yang cocok, maka biasanya akan banyak efek sampingnya. Contohnya : Terlalu banyak berpikir tentang apakah cara ini cocok untuk kita? Kenapa setiap kita menulis malah stuck dan tidak selesai? Bahkan bisa bosen di tengah jalaan.

Untuk mencegah novel kita sampai tidak selesai, kita harus bisa menemukan cara menulis novel yang paling cocok dengan kepribadian kita.

Berikut penjelasan (ala Shirei) tentang tipe-tipe Cara menulis novel ini :

馃彽A. Tipe Menulis Spontan

Tipe ini adalah tipe yang mengandalkan refleks dan intuisi selama menulis. Biasanya yang terlintas di kepala hanya karakter dan konflik utama. Setelah itu semua berjalan dengan sendirinya.

Menulis tanpa patokan dan bahkan banyak yang belum tahu akan seperti apa akhir cerita.

Penulis tipe ini mengandalkan karakter mereka untuk menggerakkan cerita.

馃彽B. Tipe Menulis dengan Kerangka Detail

Tipe yang biasanya menjabarkan masalah utama menjadi masalah-masalah kecil, dalam sebuah kerangka karangan.

Setiap bab sudah diatur mau menulis apa saja hingga tamat. Penulis berjuang keras di awal memeriksa plot hole, dll, tapi nyaris santai saat eksekusi.

馃彽C. Tipe Campuran

Biasanya tipe ini menggunakan sistem tiga babak. Mereka hanya menentukan karakter, awalan, klimaks, dan akhir. Cerita akan berjalan dibimbing oleh keputusan karakter.

Mereka punya pegangan, tapi tidak terlalu mengekang. Bisa saja berubah kalau dirasa perlu.

馃挅馃挅馃挅

Nah, setelah memahami kita lebih nyaman yang mana, baru deh kita lakukan hal itu dalam perencanaan novel.

Jadi, teman-teman pakai tipe yang mana?

 

Leave a Comment

error: Maaf, tidak diperkenankan klik kanan. Tautan akan terbuka langsung ke halaman baru.