Mau belajar menulis novel 2025-2026?
Buka mentoring menulis novel, baik umum, asistensi sinopsis, dan privat.
Langsung Whatsapp 081212707424 untuk info lebih lanjut.
7 Cara Melanjutkan Tulisan yang Macet Sampai Tamat
Sebenarnya, hal paling melelahkan dan sering diabaikan penulis selain riset adalah menghadapi Writer’s Block alias mentok. Tentu dengan berbagai alasan di antaranya “Males, idenya mendadak hilang, nggak tahu ending-nya gimana, karakternya kaku, susah ngerangkai kata, dll”. Kali ini Shirei mencoba sedikit membagikan tips yang Shirei tahu. Semoga Tips Menulis Novel Gratis kali ini bisa membantu, ya!

7 Cara Melanjutkan Tulisan yang Macet Sampai Tamat Tanpa Pusing
-
Pastikan kita tahu titik macetnya di mana.
Kalau nggak tau kenapa bisa macet, kan pasti juga susah tahu apa yang harus diperbaiki.
Misal nih, kita pengin nulis tentang konflik batin si tokoh, tapi mendadak blank. Coba cek lagi bab-bab sebelumnya. Apanya yang salah? Untuk apa adegan itu ada?
Detailkan masalah yang bikin naskah itu berhenti, maka akan lebih mudah untuk mencari jalan keluarnya. Kadang kita macet karena tokohnya bertindak di luar logika, lho.
-
Fokus pada penyelesaian draf, matikan jiwa editor!
Jangan semua kalimat langsung diedit!
Tips yang sering Shirei bagikan ke teman-teman pemula adalah FOKUS menyelesaikan bab demi bab.
Misal mau nulis adegan sedih, kan ga perlu semua diksi dibikin puitis dan mendayu-dayu saat itu juga. Kalau perlu bahkan dipersempit misal jadi fokus ke dialognya aja dulu. Lebih spesifik maka kita ga akan buang waktu untuk mencari kata-kata indah yang ujung-ujungnya malah bikin mood nulis anjlok.
Misal : Reki pengin marah ke Hana karena cemburu. Yha tulis aja marahnya gimana. Habis itu baru riset jeroannya atau benerin typo-nya supaya lebih lengkap di masa self-editing. Jangan semua kalimat diteliti dalam-dalam saat masih draf pertama.
Kenyataannya, salah satu dari 7 Cara Melanjutkan Tulisan yang Macet Sampai Tamat yang paling ampuh adalah dengan membiarkan naskah itu mengalir sejelek apa pun bentuknya. Percaya deh, draf yang berantakan masih bisa diedit, tapi halaman kosong nggak bisa diapa-apain.
Nah, buat temen-temen yang ngerasa sering mentok karena bingung sama teori dasar, plot hole, atau penokohan yang kurang matang, Shirei kebetulan buka Les Privat dan Les Teori Menulis, lho! Nanti naskahnya bakal kita bedah bareng-bareng dari akar sampai tuntas biar nulisnya lancar jaya. Yang mau tanya-tanya silakan langsung hubungi Whatsapp 081212707424. Slot terbatas ya, biar Shirei bisa fokus bimbingnya!
-
Jangan terfokus HARUS nulis secara urut
Biasanya kendala yang dikeluhkan ke Shirei adalah “Saya bosen banget nulis adegan perjalanan ini, Kak. Idenya ga ada. Gimana mau nyampe ke adegan klimaks?”
Zaman dah semakin canggih, nulis pakai Ms. Word atau Google Docs itu gampang banget buat lompat-lompat bab. Cuma dengan banyaknya ide di kepala, kita harus pandai-pandai memilah mana adegan yang paling bikin kita excited nulisnya.
Shirei lebih percaya dengan metode nulis adegan yang paling disuka duluan. Karena itu, menguasai outline naskah sangat-sangat penting.
Kalau maksa nulis urut tapi lagi bosen doank mah beraaat. Shirei menamakannya ‘plot bunny writing’. Tulis aja yang tiba-tiba Hop hop di kepala.
Lompat aja ke adegan ciuman, berantem, atau adegan putus yang udah nangkring di kepala. Tambah gampang asal outline-nya kuat. Hehehe.
-
Gunakan Sosial Media atau film untuk cari asupan mood.
Shirei kebantu banget punya akses ke berbagai macam film, anime, dan lagu.
Waktu butuh ngebalikin mood soal Amore a Sardegna, yang nawarin kasih link situs terpercaya buanyak, tapi dengerin lagu berbahasa Italia sambil merem itu jauh lebih manjur.
Waktu nulis Voice in Dream, kakak-kakak dubber berbaik hati mengijinkan Shirei dtg ke studio buat riset, bahkan dibantu buat ngisi suaranya, dan itu bikin semangat nulis yang tadinya macet langsung ngebut lagi.
Terus untuk cerita “Fake Love – Aku, Suamiku dan Gunpla-nya” yang terbit di Elex, Shirei dapat bantuan Fabiano Senpai [yang adiknya jawara GBWC] dan suami untuk dapet feel ngerakit Gundam. Dikasih buanyak referensi, bahkan film-film yang sesuai dengan tema itu buat naikin mood.
Bahkan yang terbaru kisah SABUK MERAH JAMBU, Shirei dihubungkan ke kakak dubber yang juga pesilat. OHOK…. mimisan langsung.
-
Kalau mau lanjutin naskah, cek ulang outline ceritamu.
Sering kita bikin cerita yang ngebahas A dan B padahal di awal janjinya ngebahas C, cara paling simple adalah buka lagi kerangka tulisan tersebut.
Pelajari kembali premis awalnya untuk menentukan arahnya. Teman-teman bisa baca referensi dari luar juga soal pentingnya memecahkan masalah kebuntuan ide ini di artikel MasterClass tentang Writer’s Block. Buat yang pengin tahu lebih dalam soal per-outline-an ala Shirei, bisa langsung meluncur ke Kumpulan Artikel Tips Menulis di Shireishou. Kemaren juga ditanya emang kalau outline melenceng boleh diubah? Shirei cuma baca dari review orang waahahhahaha [dibuang ke Pluto]. Tentu aja boleh! Namanya juga draf.
-
Jangan memaksakan diri kalau memang fisik lelah
Kudu pinter-pinter membedakan mana macet karena ide buntu, dan mana macet karena tubuh minta istirahat. Jangan ditumpuk jadi satu dan menjadikan kegiatan nulis novel fiksi sebagai beban hidup yang bikin stres. ehehhe Ini Shirei masih kudu belajar banyak ^^
Contoh nih : Mau bikin cerita kejar-kejaran yang menegangkan. Yang perlu diperhatikan cuma kondisi fisik kita. Kalau lagi ngantuk berat, gimana dapetin ritme tulisan yang cepat? Ga perlu dibahas dia punya target 5000 kata sehari. Nope. Cukup istirahat yang diperlukan aja, besok pagi gas lagi.
Nah, itu tadi 7 Cara Melanjutkan Tulisan yang Macet Sampai Tamat Lewat Asupan Baru
Semoga Tips Menulis Novel kali ini cukup mudah, kan? Yuk, segera buka lagi naskahnya dan tulis minimal 100 kata hari ini juga.
Kalau masih ada pertanyaan tentang cara melanjutkan naskah yang stuck ini silakan ketik di kolom komentar. InsyaAllah Shirei balas ASAP.







